Yang Harus Anda Ketahui Tentang Pap Smear di SehatQ.com

Untuk bisa mengetahu adanya kanker leher rahim atau kanker serviks pada wanita adalah dengan melakukan tindakan medis yang disebut dengan istilah Pap Smear. Tindakan ini dilakukan dengan cara mengambil sample sel di dalam serviks yang kemudian akan diperiksa di laboratorium untuk bisa mengetahui apakah di dalam sample yang diambil terdapat sel prankaker atau sel kanker. Sel prakanker merupakan sel-sel abnormal yang ada di leher rahim dan bisa berkembang menjadi kanker.

Menjalani pemeriksaan untuk mengetahui kondisi leher rahim bagi wanita memang sangat penting. Hal ini dikarenakan di Indonesia sendiri tingkat kematian akibat kanker serviks menduduki peringkat kedua setelah kanker payudara. Dengan rutin melakukan pemeriksaan, anda akan mengetahui tentang kondisi leher rahim dan jika ditemukan adanya kanker serviks maka penanganan bisa dilakukan secara dini untuk meminimalisir hal buruk terjadi kedepannya.

Prosedur Pelaksanaan

Karena berhubungan dengan bagian rahim, maka tindakan medis ini biasanya akan dilakukan oleh dokter spesialis kebidanan dan kandungan. Proses pemeriksaan akan membutuhkan waktu selama kurang lebih 10 – 20 menit dengan prosedur pelaksanaan sebagai berikut :

  • Pasien akan diminta untuk melepaskan pakaian pada bagian bawah dan berbaring di meja pemeriksaan dengan posisi bagian lutut dan paha terbuka.
  • Setelah itu dokter akan memasukkan alat yang bernama spekulum ke dalam bagian vagina pasien untuk bisa melihat bagian leher rahim dengan jelas.
  • Tahap terakhir adalah dokter akan mengambil sample jaringan yang ada pada leher rahim menggunakan spatula, sikat, atau keduanya. Sample yang berhasil diambil tersebut akan dibawa ke laboratorium untuk kemudian diperiksa.

Setelah menjalankan prosedur pemeriksaan tersebut, pasien tidak bisa mendapatkan hasil di hari yang sama sehingga pasien dapat langsung pulang. Jika hasil pemeriksaan sudah keluar dan tidak ditemukan sel abnormal atau hasil pemeriksaan negatif, maka itu pertanda jika pasien tidak menderita kanker serviks sehingga tidak perlu menjalani pemeriksaan lebih lanjut hingga jadwal pemeriksaan rutin selanjutnya.

Lain halnya jika hasil pemeriksaan menunjukkan hasil yang positif atau pasien memiliki sel-sel abnormal, maka pasien akan disarankan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan dengan kolposkopi. Kolposkopi merupakan pemeriksaan jaringan leher rahim, vagina, dan vulva yang menggunakan kaca pembesar khusus. Sel serviks yang didapatkan dari hasil pemeriksaan dapat berupa beberapa jenis seperti berikut ini :

  • Sel Skuamosa Atipikal

Merupakan sel abnormal yang tumbuh pada jaringan yang melapisi dinding luar leher rahim yang bisa menandakan adanya infeksi HPV, infeksi jamur, dan tumor jinak seperti kista atau polip.

  • Lesi Skuamosa Intrarepitel

Merupakan sel-sel epitel abnormal yang cepat atau lambat bisa berubah menjadi sel kanker.

  • Sel Glandular Atipikal

Merupakan sel abnormal yang menghasilkan lendir yang sebenarnya belum bisa dipastikan apakah sel akan berubah menjadi kanker.

  • Sel Skuamosa dan Adenokarsinoma

Jika sel ini ditemukan pada hasil pemeriksaan, maka sudah bisa dipastikan bahwa pasien menderita kanker.

Nah, itu dia beberapa hal yang harus anda ketahui sebelum memutuskan untuk melakukan Pap Smear. Anda tidak perlu takut dan ragu saat menjalani proses pemeriksaan demi mengetahui kondisi kesehatan yang anda alami. Untuk informasi lebih lanjut tentang proses pemeriksaan ini, anda bisa bertanya langsung pada dokter spesialis kebidanan dan kandungan dengan bantuan platform SehatQ. Anda bisa mendapatkan segala jenis informasi kesehatan yang akan sangat berguna untuk kehidupan anda kedepannya.

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *