July 19, 2019
  • 4:46 am Lindungi Kulitmu Dari Paparan Sinar Matahari Dengan Sunblock Terbaik Berikut
  • 12:36 am Hotel Terjangkau di Jakarta Pusat? Ini hotel-hotel di Harmoni
  • 7:49 am Konfeksi Bikin Jersey Futsal Berkualitas
  • 3:53 pm Goa Jomblang Yogyakarta
  • 10:48 am Beberapa Hal ini Sebelum Beli Apartemen Murah

Kira-kira, berapakah batasan usia bagi seorang pria untuk dikatakan terlalu tua memiliki seorang anak? 40? 50? Itu bukan angka yang pasti. Pria bisa menghasilkan sperma dalam jumlah cukup sepanjang hidupnya dan menghasilkan seorang anak asal tidak terjadi sperma tumpah ketika berhubungan intim. Tapi, batas suburnya kapan?

Tidak Ada Deadline

Berbeda dengan wanita yang lebih baik tidak memiliki anak lagi di usia 30 tahun, seorang pria tetap bisa memiliki anak di usia senja. Itu artinya, sebenarnya tak ada deadline bagi seorang pria untuk bisa menghasilkan anak. Hanya saja, untuk batasan usia subur, tentu ada. Kualitas, kuantitas dan pergerakan sperma yang dihasilkan akan menurun di usia 50 tahun.

Untuk mobilitas sperma yang paling baik, akan berada di rentang usia 20 tahunan dengan puncaknya berada di usia 25 tahun. Sedangkan untuk mobilitas sperma pria yang ada di titik terendah, akan dimulai ketika telah berusia 55 tahun. Untuk pria yang berusia antara 35 hingga 50 tahun, kualitasnya ada di angka 54% saja.

Jadi, Kapan Masa Subur Pria Sebenarnya?

Bila Anda ingin tahu kapan masa subur pria sebenarnya? Ada beberapa indikasi yang bisa dijadikan penentu. Indikasi itu terdiri dari kuantitas sperma yang dihasilkan dalam sekali ejakulasi. Idealnya, jumlah sperma yang bagi seorang pria yang subur ada di angka 15 juta sel sperma per mililiter. Jika kurang dari itu, jelas pria dalam masa kurang subur.

Selain itu, indikasinya juga bisa dilihat dari pergerakan sperma yang terjadi. Sebelum membuahi telur, sperma akan bergerak dengan gesit menuju sel telur dengan menyeberangi leher rahim, rahim dan saluran tuba. Bila sedang subur, setidaknya ada 40% dari sperma yang keluar yang akan mencapai bagian ini.

Lalu, indikasi kesuburan pria juga bisa dilihat dari struktur spermanya. Sperma yang berbentuk oval dan berekor panjang adalah yang terbaik. Dengan bentuk ini, peluang terjadinya kehamilan jauh lebih besar. Lalu, hormon yang ada di tubuh pria tersebut. Makin tinggi hormon testosteron yang ada, maka akan makin subur sperma pria tersebut.

Kebiasaan Buruk yang Bisa Turunkan Kualitas Sperma

Ada banyak kebiasaan buruk yang bisa menurunkan kualitas sperma dan masa subur. Selain faktor usia, pola makan dan gaya hidup juga menjadi penentunya. Pola makan yang tak sehat seperti terlalu banyak makanan makanan yang berlemak dan bergula, bisa membuat Anda mengalami gangguan kesuburan.

Selain itu, berbagai penyakit seperti TBC, tipes, hepatitis dan kebiasaan merokok dan minum minuman beralkohol dan kafein juga bisa memperburuk kualitas sperma Anda. Dengan begitu, kemungkinan memiliki anak pun akan menurun.

Nah, sudah tahu kan kapan masa subur untuk seorang pria? Sebenarnya, tak ada batasannya. Seorang pria tetap bisa memiliki anak meski telah berusia lanjut. Ada banyak contoh yang bisa Anda lihat. Untuk info lain mengenai kesuburan, kehamilan dan lainnya, Anda bisa cek di Orami saja, ya!

eddye

RELATED ARTICLES
LEAVE A COMMENT