November 13, 2019
  • 11:21 am Harga Terbaru iPhone 11 September 2019 dan Spesifikasi
  • 12:42 pm Tips Menjaga Penampilan Saat Meeting
  • 3:20 pm Destinasi Wisata di Jogja yang Ngehits dan Wajib Untuk Dikunjungi
  • 7:29 am Suka Notebook HP? Ini Dia Notebook HP Keluaran Terbaru Berikut dengan Harga Notebook HP Terbaru di jd.id
  • 3:06 pm YELLO Jemursari, Hotel Pilihan Ketika di Surabaya

Alergi pada bayi pasti akan membuat orang tua merasa khawatir, terlebih jika gejala sudah muncul. Alergi ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari alergi terhadap makanan, suhu udara, susu dan lain sebagainya. Oleh karena itu, Anda harus mengetahui bagaimana pertolongan pertama yang bisa diberikan saat terjadi alergi. Info ini dipersembahkan oleh situs Cek Alergi.

  1. Identifikasi Reaksi Alergi

Untuk memberikan pertolongan, pastinya Anda harus mengetahui penyebab reaksi alergi tersebut karena pada dasarnya setiap orang memiliki gejala alergi yang berbeda-beda, mulai dari ruam, iritasi kulit, gatal hingga sesak napas. Perlu melakukan identifikasi atau cek alergi untuk mengetahui penyebabnya, apakah makanan, udara atau susu.

Reaksi alergi yang paling serius dapat menyebabkan anafilaksis yang seringkali ditandai dengan mual, kepala ringan, dan nadi lemah serta terjadi pembengkakan pada saluran udara yang bisa membuatnya sesak napas. Baru setelah itu, Anda bisa memberikan pertolongan sesuai dengan penyebab alergi pada bayi.

  1. Berikan ASI Segera

Pertolongan ini bisa Anda lakukan ketika si kecil mengalami alergi terhadap susu formula atau suatu makanan yang dikonsumsinya. Cara paling mudah dan paling aman yang bisa dilakukan adalah memberikan ASI segera setelah muncul reaksi alergi tersebut. ASI bisa menjadi netralisir dari sumber alergi yang dimakannya.

Akan tetapi, Anda juga harus memperhatikan sumber alergi dengan tepat. Bisa jadi, sumber alergi yang dialami bayi juga terkandung dalam ASI karena makanan yang dikonsumsi sang ibu. Oleh karena itu, pastikan terlebih dahulu sumber alergi pada bayi agar kondisi alergi tidak semakin memburuk.

  1. Usapkan Lotion dengan Kandungan Diphenhyramine HCL dan Calamine

Gatal atau rumah bisa menjadi gejala yang muncul akibat alergi. Meskipun terlihat biasa atau wajar, tapi jangan sepelekan gejala ini begitu saja. Pada usia bayi, mereka belum bisa bergerak sesuai kehendak sehingga rasa gatal akan membuatnya merasa tidak nyaman dan berusaha sebisa mungkin menggaruk bagian yang gatal.

Jika Anda tidak memakaikannya sarung tangan, maka berpotensi memunculkan luka pada kulit dan bisaa menjadi iritasi. Oleh karena itu, kenakan sarung tangan yang lembut agar tangannya tidak melukai kulitnya sendiri. Kemudian, pastikan jika bayi tidak mengalami kepanasan karena bisa membuatnya semakin rewel.

Langkah terakhir yang harus Anda lakukan adalah memakaikan lotion anti-gatal pada kulit bayi. Lotion ini mengandung diphenhyramine CHL dan calamine. Oleskan lotion pada bagian yang gatal, seperti perut, leher, kaki, tangan atau pinggung. Secara perlahan, lotion ini akan mengurangi rasa gatal yang timbul.

  1. Epinephrine untuk Anafilaksis

Reaksi alergi paling parah dan serius disebut dengan anafilaksis, bahkan alergi ini bisa mengancam jiwa sehingga Anda harus waspada. Segera hubungan petugas darurat. Biasanya, mereka akan memberikan epinephrine atau adrenaline untuk mengurangi reaksi alergi.

Setelah reaksi alergi pertama ini muncul, dokter biasanya akan memberikan resep epinephine darurat pada Anda sebagai orang tua untuk penanganan darurat. Autoinjector ini diberikan dengan dosis tunggal sehingga Anda bisa langsung menyuntikkannya pada paha.

Semakin lama, dosis yang diberikan biasanya juga semakin besar untuk mempertahankan hidup. Namun, jangan lupa untuk memeriksa tanggal kedaluwarsa dari suntikan tersebut agar tidak menimbulkan kondisi yang semakin parah. Anda juga perlu berkonsultasi pada dokter secara rutin agar kondisi tubuh tetap terjaga.

Demikian beberapa pertolongan pertama yang bisa diberikan saat alergi pada bayi muncul. Pastikan jika Anda mengetahui penyebab dari reaksi alergi tersebut baru kemudian memberikan pertolongan sesuai dengan penyebabnya. Jangan ragu untuk segera memanggil tenaga medis apabila kondisinya semakin parah.

eddye

RELATED ARTICLES
LEAVE A COMMENT